JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
UNIVERSITAS DIPONEGORO



TUGAS MATA KULIAH TEKNIK KOMUNIKASI

TKP 158


Pengertian ruang menurut Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang pada Bab I pasal I ayat 1, yaitu suatu wadah yang meliputi ruang daratan, lautan, dan udara sebagai satu kesatuan wilayah tempat manusia dan makhluk lainnya hidup dan melakukan kegiatan serta memelihara kelangsungan hidupnya. Salah satu contoh ruang adalah ruang kota yang merupakan suatu tempat dimana terjadi pemusatan penduduk dengan berbagai aktivitasnya dan seimbang dengan adanya penyediaan jasa.

Setiap tahun penduduk suatu kota relatif bertambah jumlahnya. Dengan bertambahnya jumlah penduduk ini, maka dapat dipastikan aktivitas yang dilakukan juga semakin bertambah. Hal inilah yang menjadi penyebab utama berkembangnya suatu kota. Kota yang semula kota kecil dapat berkembang menjadi kota besar, yang biasa disebut dengan Kota Metropolitan.

Salah satu contoh Kota Metropolitan adalah Kota Semarang. Kota Semarang sebagai ibukota Propinsi Jawa Tengah terbagi atas 16 wilayah Kecamatan dan 117 Kelurahan dengan luas wilayah keseluruhan tercatat kurang lebih 37.360,947 hektar dan terdiri atas dataran rendah di bagian utara serta daerah perbukitan di bagian selatan. Wilayah bawah yang berupa daratan rendah, dijadikan pusat pemerintahan (perkantoran), perdagangan, jasa dan pemukiman. Sedangkan daerah atas yang berupa dataran tinggi hanya terfokus untuk pemukiman dan pendidikan.

Dengan adanya perkembangan kota, ini juga memiliki beberapa dampak positif dan negatif. Positifnya, kota menjadi semakin maju dan memudahkan mobilitas bagi para penduduknya. Sedangkan negatifnya dapat menggeser beberapa bangunan historisnya karena dianggap bangunan ini sudah kuno dan tidak layak.

Dengan wilayahnya yang cukup luas, di kota Semarang terdapat sebuah kawasan yang memiliki keanekaragaman potensi yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kota ini, contohnya seperti di Kawasan Johar. Di kawasan Johar ini terdapat pasar tradisional sebagai pusat perdagangan, Gereja Blenduk dan Kota Lama yang cukup bersejarah serta berpotensi sebagai pusat pariwisata.

Isu berkembang mulai tahun 2005 yang lalu tentang Kawasan Johar di mana beberapa kalangan ingin merubuhkan bangunan di Kawasan Johar termasuk di pasar Johar itu sendiri. Pemerintah Kota Semarang berencana merubuhkan Pasar Johar karena alasan revitalisasi. Dan beberapa investor yang ingin menggantinya menjadi bangunan dengan enam tingkat. Terakhir juga ada usul untuk meninggikan pasar yang selesai dibanguna pada tahun 1939 dan dirancang oleh arsitektur Belanda bernama Herman Thomas Krsten ini agar terhindar dari rob. Tidak hanya mengancam cagar budaya tapi juga akan menghapus nilai historis yang ada di dalamnya.

Permasalahan yang dimiliki kawasan Johar tentang perlindungan nilai historis suatu kawasan ini menjadi fokus dalam tema Tugas Besar Mata Kuliah Teknik Komunikasi ini, yaitu Pembangunan Kota Baru yang Berwawasan Lingkungan sedangkan kami memutuskan tema menjadi ”Membangun Kota Baru Tanpa Meninggalkan Nilai – Nilai Historis” di Kawasan Johar. ”Membangun Kota Baru Tanpa Meninggalkan Nilai – Nilai Historis” di wilayah Kawasan Johar ini berupa ide-ide untuk menciptakan suatu kawasan yang terbangun dan terpelihara tetapi tidak meninggalkan nilai – nilai historis yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan pada pengerjaan tugas besar ini adalah metode analisis deskriptif. Metode analisi deskriptif yaitu kita menganalisis serta menggambarkan bagaimana kawasan Johar yang nantinya dicari permasalahannya lalu diberikan solusinya menurut pertimbangan dan pemikiran kelompok kami, yang nantinya terciptalah suatu kota yang baru tetapi seimabang dengan lingkungan.

Dengan adanya permasalahan inilah, kelompok satu mata kuliah Teknik Komunikasi menjadikannya sebagai tema dalam menyelesaikan tugas besar. ”Membangun Kota Baru Tanpa Meninggalkan Nilai – Nilai Historis” di Kawasan Johar ini merupakan perwujudan dari laporan skenario yang berjudul :

Johar

Hari Ini, Esok, dan Seterusnya


Tujuan


Tujuan dari penyusunan skenario ini meliputi :

  1. Memenuhi tugas besar Teknik Komunikasi mengenai penulisan skenario berupa laporan konsep design.

  2. Memberikan informasi mengenai permasalahan-permasalahan yang terjadi di Kawasan Johar.

  3. Mengemukakan ide mengenai solusi pemecahan dari permasalahan yang terjadi di Kawasan Johar.

  4. Mengkampanyekan perencanaan kota baru di Kawasan Johar melalui poster, website dan film.

  5. Merekomendasikan perbaikan sarana dan prasarana pendukung di Kawasan Johar.



Sasaran


Dalam mencapai tujuan di atas, maka sasaran yang dilakukan meliputi :

  1. Mencari informasi mengenai kondisi eksisting Kawasan Johar.

  2. Mengidentifikasi karakteristik Kawasan Johar berdasarkan aspek sosial dan budaya.

  3. Merekomendasikan perbaikan sarana dan prasarana pendukung Kawasan Johar.

  4. Mengkampanyekan Kawasan Johar sebagai salah satu kawasan kota baru di Semarang melalui poster, website dan film.



Ruang Lingkup Materi


Ruang lingkup materi yang akan digunakan dalam penerapan kampanye publik dengan tema ”Membangun Kota Baru Tanpa Meninggalkan Nilai – Nilai Historis” di kawasan Johar yaitu materi perkuliahan Teknik Komunikasi, meliputi dasar-dasar berkomunikasi (verbal, tulisan dan visual), prinsip-prinsip desain visual (grafis), web desaign dan penggunaan peralatan maupun software.



Rincian Anggota Kelompok


Rincian anggota kelompok 1, meliputi :

  1. Dany Fitria N. ( L2D 008 017 )

  2. Desi Nugraheni ( L2D 008 019 )

  3. Eny Ekawati ( L2D 008 023 )

  4. Faradina Ilma ( L2D 008 027 )

  5. Fazlurrahman ( L2D 008 029 )

  6. Indriyani Widiastuti ( L2D 008 036 )

  7. Riki ( L2D 008 064 )

  8. Riska Eky Afriani ( L2D 008 065 )

  9. Setyo Rizky Ady K. ( L2D 008 071 )

  10. Syarif Hidayat ( L2D 008 074 )



Rincian Pembagian Tugas


Dalam pelaksanaan tugas Besar Teknik Komunikasi ini, dibuat koordinator tugas sebagai berikut :


  • Koordinator laporan skenario :           Dany Fitria N.

Faradina Ilma

Indriyani Widiastuti


  • Koordinator poster :                            Fazlurrahman

Riska Eky Afriani

Setyo Rizky Ady K.



  • Koordinator website :                          Syarif Hidayat

Riki



  • Koordinator film :                                 Desi Nugraheni

Eny Ekawati